Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan ratusan ribu obat tramadol dan hexymer siap edar, serta bahan baku dan juga alat produksinya. Ada dua tempat yang dijadikan lokasi pembuatan di kawasan pergudangan tersebut.

"Kalau melihat alat-alat yang ada, pabrik ini bisa mencetak sampai 8 juta butir per hari. Distribusinya tidak hanya di wilayah Jawa Barat saja, tetapi juga mengincar pasar luar daerah seperti Jakarta," ucap Irjen Hengki.