Berdasarkan pengakuan kedua korban, pelaku mengintimidasi dan mendoktrin mereka agar tidak berinteraksi dengan orang lain.

​"Kata ibu-ibu yang bawa aku, aku nggak boleh ngomong sama orang lain. Kalau diajak ngomong, katanya nggak boleh ngomong. Kalau dikasih minum, nggak boleh minum, nanti diracun," ujar Juli meniru ucapan anak bungsunya saat ditanya warga.

​"Ngomongnya begitu. Dua anak ini sama ngomongnya. Jadi, yang bawa dia itu pesannya semuanya sama, digituin," lanjut dia.

​Tak hanya menculik dan mengintimidasi, pelaku yang merupakan seorang wanita yang mengendarai sepeda motor tersebut juga mengambil barang berharga milik kedua korban.

​"Pas kakak diturunin, kalungnya dicopot sama pelaku. Kalau kalung adiknya, dicopot pas dibawa pergi lagi," jelas Juli.

​"Kata anak saya, ibu-ibu yang membawanya bilang nggak boleh ngomong sama orang lain. Kalau dikasih minum, juga nggak boleh, nanti diracun. Dua-duanya diberitahu hal yang sama," tambah dia.

Tindakan pelaku yang mengenakan jaket, helm, dan masker saat membonceng kedua korban itu sempat terekam kamera CCTV di jalur yang dilalui. Saat ini, kedua anak tersebut sudah berkumpul kembali bersama keluarganya.

​"Semalam sudah olah TKP, di lokasi, dan kami berharap agar pelaku segera ditangkap," pungkas Juli.