β€œKorban dan rekannya sudah kami mintai keterangan. Ketiga WNA ini datang ke Manokwari dengan izin wisata,” katanya.

Sementara itu, anggota DPD RI Filep Wamafma mengatakan penganiayaan terhadap WNA asal Belanda tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak karena dapat memengaruhi citra Papua Barat sebagai daerah yang aman bagi wisatawan asing.

Ia menilai pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait berkewajiban menjamin perlindungan bagi setiap WNA yang memiliki dokumen keimigrasian resmi. Kejadian serupa, menurut dia, tidak boleh terulang.

β€œKejadian ini berdampak luas terhadap penurunan jumlah maupun minat wisatawan mancanegara yang mau berkunjung ke wilayah Papua Barat,” kata Filep.