Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa setelah melakukan tindak kekerasan tersebut, kedua pelaku sempat berupaya menyembunyikan jasad korban dengan membawanya menggunakan taksi online menuju kawasan Palmerah.

Keduanya akhirnya menguburkan jenazah korban di sebuah lahan kosong di wilayah Bendungan Hilir (Benhil) menggunakan kantong plastik kresek dengan kedalaman kurang dari 50 centimeter.

"Pelaku sempat memberikan keterangan tidak benar bahwa korban dikuburkan di wilayah Palmerah. Namun, melalui interogasi kepolisian, mereka akhirnya jujur bahwa korban dikubur di lahan kosong di wilayah Benhil," jelas Seala.