"Dan pada tanggal 14 Oktober melaporkan kepada Polda Metro Jaya," ujar Budi.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi membenarkan adanya pelaporan kasus tersebut. Ia menjelaskan, pelapor berinisial NS merupakan ibu korban sempat melayangkan laporan terhadap terlapor berinisial IP.
"Iya betul laporan sudah diterima oleh Polres. Pelapor ibu korban berinisial NS dan korban anak laki-laki berkebutuhan khusus berinisial DKA," kata Made Budi di Jakarta, Rabu (14/10).
Budi mengatakan kendati telah melayangkan laporan ke Polres Metro Jaktim pada Senin (12/10), keduanya kemudian mencabut laporannya sehari kemudian karena ingin melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polda Metro Jaya.