Dengan sabar, R mencoba bertanya perlahan hingga akhirnya sang anak menceritakan apa yang dialaminya. S diduga telah berulang kali dilecehkan oleh guru ngaji yang seharusnya menjadi panutannya.

"Saya sangat terkejut, dada saya bergetar mendengar bahwa anak saya telah dilecehkan. Anak saya pasti ketakutan setiap hari melihat guru ngajinya ini, tapi dia tetap berangkat mengaji karena takut dimarahi kalau tidak ngaji. Saya kira dia yang bandel karena gak mau ngaji, ternyata seperti ini kenyataannya," suara R bergetar menceritakan kengerian yang dihadapi sang putri setiap hari saat mengaji.

Fakta lain yang diungkap NadiKabar, S diduga bukan satu-satunya korban. Sejumlah anak yang mengaji di rumah terduga pelaku berinisial MP (40) juga mengaku mengalami peristiwa serupa.

Setidaknya ada lima korban yang telah mengaku. Tiga di antaranya menyatakan siap melaporkan peristiwa yang mereka alami, sedangkan dua lainnya masih takut karena tidak ingin mencemarkan nama baik kampung halaman dan menganggap peristiwa tersebut sebagai aib.