Atas pembahasan tersebut, Kapolri menyatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung BPOM dalam hal pengawasan hingga penegakan hukum.
"Kita berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama lebih kuat lagi dengan pertukaran informasi, kemudian dengan pengawasan yang lebih ketat, dan juga penegakan hukum yang lebih berkeadilan," katanya.
Sementara itu, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan bahwa Polri dan BPOM membahas cukup intens soal pengawasan obat-obat tertentu.
Dari diskusi, BPOM dan Polri sepakat memperkuat pengawasan peredaran obat-obat tertentu, seperti Tramadol dan Hexamine yang harus memiliki izin edar dalam penggunaannya.