Polri kini mendalami para pelaku yang masih berada di Indonesia. Selain itu, penyidik juga akan menelusuri aset-aset yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

"Dua-duanya kami kembangkan dan secara simultan nanti pelaku-pelaku yang masih tersisa di Indonesia kemudian akan kami lakukan pencegahan bepergian ke luar negeri dan penelusuran aset-aset mereka," jelasnya.

Sementara terhadap pelaku yang telah melarikan diri ke luar negeri, Polri akan menempuh kerja sama internasional untuk memburunya.

"Untuk yang sudah berhasil melarikan diri ke luar negeri tentunya akan kami laksanakan kegiatan kerja sama internasional, baik dengan Interpol ataupun dengan Hubinter Polri," lanjutnya.

Irhamni mengatakan, berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan penyidik sejauh ini, dua negara tersebut menjadi tujuan ekspor emas yang sedang didalami.