Menurut Lina, batik tidak hanya merupakan kain dengan motif tertentu, tetapi juga mengandung sejarah, filosofi, serta hasil ketekunan para pelaku UMKM yang mengerjakannya.
βDi setiap motif yang ada itu tertera filosofi. Di situ ada sejarah Indonesia. Lebih lagi kami sangat menghargai UKM-UKM yang telah dengan tekun mengerjakan itu,β katanya.
Lina mengatakan Batik Keris yang telah menjalankan usaha selama sekitar 80 tahun berupaya mempertahankan batik dari generasi ke generasi dengan membuatnya tetap relevan dengan perkembangan zaman.
βVisi dari Batik Keris sejak founding father-nya adalah melestarikan batik dari generasi ke generasi. Caranya bagaimana kita harus selalu bisa membawa batik yang umur tradisinya sudah ratusan tahun menjadi terus relevan,β ujarnya.
Kegiatan peringatan Hari Batik Nasional 2026 yang digelar di Jakarta tersebut juga diisi dengan fashion show koleksi Batik Keris bertajuk βRona Rempahβ, pameran batik, serta penampilan penyanyi Vina Panduwinata, Cakra Khan, dan Sania.
Dana hasil lelang akan digunakan dalam program PPLIPI Peduli UMKM, yang dijadwalkan dilaksanakan pada November 2026.