Menurut sang Kepala Negara, tingkat kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan tersebut masih berbeda-beda. Prabowo menegaskan akan menertibkan perusahaan yang belum menjalankan kewajibannya.

"Ada perusahaan yang patuh, ada perusahaan yang tidak. Ini harus kita tertibkan," tegas orang nomor satu di Indonesia itu.

Selain itu, penyelidikan terhadap perusahaan maupun oknum yang diduga sengaja melakukan pembakaran akan dilakukan. Langkah tersebut dilakukan di tengah persoalan kebakaran hutan yang berulang setiap tahun, khususnya di kawasan lahan gambut.