Prabowo memaparkan hasil panen petani selama ini harus melewati sekitar lima perantara sebelum sampai ke tangan konsumen. Dari total lima perantara itu, ada sekitar tambahan biaya keuntungan atau margin bagi para perantara sekitar 30-40% yang mesti dibayarkan konsumen.

Bila dihitung akumulasi ekonominya, data yang dipaparkan Prabowo margin dari para perantara itu bisa mencapai Rp 313 triliun. Kondisi tersebut dinilainya tidak ideal karena konsumen harus membeli bahan pangan dengan harga lebih mahal, sementara petani belum memperoleh penghasilan yang optimal. Sementara itu, sebagian besar keuntungan justru dinikmati oleh para perantara.

Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Prabowo memaparkan, barang dari petani hanya melalui koperasi sebagai satu-satunya perantara dan marginnya ditetapkan rendah sehingga harga bisa jadi lebih murah. Dalam hitungannya biaya margin Kopdes hanya 5-10% dengan akumulasi nilai ekonomi hanya sekitar Rp 50 triliun.