Nanang kemudian mendatangi lokasi dan menemukan api tersebar di tiga titik. Salah satu titik kebakaran berada sangat dekat dengan batas KHDTK sehingga pihaknya langsung berkoordinasi untuk melakukan penanganan.

"Ternyata titik apinya banyak, tersebar di tiga titik. Salah satunya berada di lokasi yang berimpit dengan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Sehingga saya melakukan koordinasi dengan teman-teman PPI Jejak Pulang untuk penanggulangan kebakaran ini," jelasnya.

Kecurigaan adanya unsur kesengajaan muncul setelah kondisi lahan diperiksa. Selain ditemukan ajir sawit atau penanda yang ditancapkan ke tanah, Nanang melihat material di lokasi telah dikumpulkan atau ditumpuk. Menurutnya, ini merupakan pola pembersihan lahan dengan cara dibakar.