NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan perluasan lahan pangan tidak dilakukan dengan membuka hutan primer.

Pemerintah menyiapkan penggarapan 500 ribu hektare (ha) lahan rawa mineral pada tahap awal, sebagai bagian dari rencana pengembangan lahan hingga 2 juta ha untuk menanam berbagai komoditas pangan.

Permintaan itu disampaikan Prabowo saat Amran memaparkan rencana penambahan lahan pertanian dalam Sidang Kabinet Paripurna. Dalam paparan tersebut, pemerintah memetakan potensi lahan rawa mineral seluas 2.078.756 hektare yang tersebar di 20 provinsi.

"Jadi kita tidak akan buka hutan primer untuk produksi pangan kita selanjutnya kita tidak perlu buka hutan primer?" tanya Prabowo kepada Amran saat Sidang Kabinet Paripurna, disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10).

"Siap, tidak Bapak Presiden," jawab Amran.