Amran menjelaskan pemerintah telah menyiapkan rencana penggarapan lahan mineral seluas 2 juta ha. Pada tahap pertama, pemerintah akan menggarap 500 ribu ha lahan rawa mineral bersama TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Ia menyebut lahan yang disiapkan bukan merupakan lahan gambut. Lahan tersebut akan digunakan untuk menanam berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan dalam negeri, termasuk beras, jagung, dan kedelai.

Amran juga menegaskan rencana ini berbeda dari pengembangan lahan untuk produksi etanol.

"Beras, jagung, kedelai, apa saja tanaman pangan yang kita butuhkan itu kita tanam. Jadi, yang mana minus, ini yang kita tanam nanti ke depan," jelas Amran.

Berdasarkan peta yang dipaparkan, potensi lahan rawa mineral mencapai 2.078.756 ha di 20 provinsi. Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan potensi terbesar, yakni 356.276 ha, disusul Sumatera Selatan 375.006 ha dan Kalimantan Selatan 335.179 ha.