"Segala cara harus ditempuh. Selain kita siapkan peralatan yang mumpuni jika terjadi. Sebenarnya kita ini sudah pesan pesawat-pesawat model Beriev dan peralatan fire fighting. Untung tahun lalu kita sudah nekat beli truck pemadam kebakaran sekitar 2.000 unit dan terbukti sekarang banyak dan dibutuhkan," jelas Prasetyo menambahkan.
Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan rapat terbatas hari ini di Istana akan dihadiri sejumlah ahli yang memahami penanganan karhutla. Dia menekankan pentingnya mitigasi di seluruh sektor karena karhutla umumnya dipicu oleh aktivitas manusia.
"Semua sektor harus dimitigasi. Sedih kita kalau kejadian yang kita sudah tahu tapi terus berulang. Rapat di Istana. Akan ada beberapa ahli-ahli yang dipanggil. Edukasi penting, karena semua kebakaran berasal dari ulah manusia," pungkas Prasetyo.