"Kita ini bangsa yang kaya, bangsa yang besar. Baru saja IMF mengeluarkan daftar urutan ekonomi terbesar di dunia dari PPP berarti kemampuan daya beli nyata dari ekonomi banyak negara, Indonesia hari ini ditempatkan dalam urutan ketujuh di dunia," ujar Prabowo.

"Urutan ketujuh, we are the seven biggest economy in the world, we are strong," sambungnya.

Orang nomor satu di Indonesia itu menekankan tantangan pemerintah saat ini adalah memastikan kekayaan dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

"Ini tantangan kita. Selama ini, maaf, kita harus berani koreksi diri. Selama ini filosofi ekonomi kita tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 45. Saya katakan, kita harus berani, sekarang saatnya kita berani," papar Prabowo.