Ia menyebut kebijakan menjadi tetangga yang baik (good neighbor policy) tetap menjadi salah satu pendekatan Indonesia dalam hubungan luar negeri.
Menurutnya, Indonesia berusaha memenuhi berbagai permintaan negara tetangga dan menjaga hubungan baik dengan negara lain di luar kawasan. Namun, ia menegaskan Indonesia tidak ingin bergabung dengan blok atau pakta militer mana pun.
"Kita hormati, kita tidak mau terlibat, tetapi sesuai UUD kita, kita antiimperialisme, anti penjajahan," ujarnya.
Prabowo mengatakan kebijakan luar negeri dan dalam negeri perlu berpijak pada kepentingan nasional. Di dalam negeri, ia mengaku mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok dan berupaya merangkul berbagai kekuatan.