NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan terdapat lima konsesi Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan yang memiliki cadangan terbukti (proven) tambang bernilai Rp5.400 triliun.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10).

Dia menyebut kelima IUP tersebut hanya sebagian kecil dari ratusan konsesi dibagikan ke perusahaan-perusahaan saat ini.

"Ada lima konsesi IUP dari sekian ratus IUP. Ada lima IUP memiliki cadangan proven didasarkan atas studi, studi cadangan, nilainya itu adalah Rp5.400 triliun. US$300 miliar dolar," ujarnya.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para tamu yang hadir. Namun, Prabowo tak ingin mereka langsung tepuk tangan karena hasil tambangnya masih berada di dalam tanah.

Karenanya, Prabowo ingin semua pemerintah dari mulai pusat sampai provinsi, kabupaten, kota, bahkan hingga desa untuk bertanggungjawab dalam membagikan konsesi.

"Kita harus teliti. Yang kita percayakan konsesi, benar punya kemampuan atau tidak untuk menjalankan? Masalahnya, banyak konsesi kita berikan, (kemudian) tidak dikerjakan. Ini sedang kita tertibkan," lanjutnya.