NADIKABAR.COM — Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) telah memperdagangkan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar dari 65 lokasi yang menjalani uji coba operasional sejak awal Juni 2026.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi KNMP dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pesisir melalui penguatan ekosistem perikanan.

KKP mencatat nilai perdagangan tersebut berasal dari pengiriman ikan ke sejumlah pasar domestik, antara lain Jakarta, Kendari, Medan, Surabaya, Bandarlampung, Ternate, hingga Dompu.

Produk perikanan dari KNMP Margasari, Lampung, juga dilaporkan telah menembus pasar ekspor China.

Menurut Trenggono, KNMP dirancang untuk mengembangkan kegiatan perikanan dari hulu hingga hilir, tidak hanya melalui peningkatan produktivitas nelayan, tetapi juga pengolahan hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah.