"Yang paling penting bahwa Presiden punya komitmen untuk menyediakan atau membantu untuk penyediaan kereta sesuai dengan harapan masyarakat itu ditambah adanya penambahan," ujarnya.
"Ya kalau saya komunikasinya itu dengan Kementerian BUMN, ketemu dengan Kepala BUMN Pak Doni Oskaria dan beliau juga sekaligus adalah COO Danantara. Jadi saya assume berarti saya sudah bicara dengan dua institusi baik itu Danantara maupun Kementerian BUMN," sambung Dudy.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menegaskan penambahan 30 trainset berdasarkan arahan Prabowo itu merupakan program terpisah dari komitmen awal pengadaan 35 trainset KRL baru yang telah disepakati sejak tahun 2023.
"Jadi di luar dari 35 trainset yang sudah menjadi komitmen PT KAI di tahun 2023, ada lagi tambahan arahan dari Presiden untuk mengadakan 30 trainset," ucapnya.
"Sebetulnya kita perlu tanya dulu kan yang tadi Pak Menteri sampaikan, tahun lalu Presiden memberikan arahan 30 trainset baru, itu statusnya seperti apa," ujar Allan lagi.