Selain proyek dengan Pentagon, Google juga mendapat sorotan tajam atas keterlibatannya dalam Project Nimbus--kontrak infrastruktur cloud dan AI senilai USD 1,2 miliar bersama Amazon untuk pemerintah dan militer Israel.
Menanggapi gelombang protes internal tersebut, juru bicara Google menyatakan bahwa perusahaan bekerja sama dengan organisasi sektor publik di seluruh dunia melalui proses peninjauan yang konsisten dan patuh pada prinsip-prinsip AI (AI Principles).
"Kami memiliki saluran khusus bagi karyawan untuk menyampaikan kekhawatiran secara aman--mulai dari etika bisnis hingga pelanggaran--serta menerapkan kebijakan tempat kerja yang ketat untuk mencegah tindakan balas dendam (retaliation)," pukas perwakilan Google.
Meski demikian, beberapa karyawan Google DeepMind mengungkapkan bahwa iklim internal perusahaan kini diwarnai rasa takut akan pembalasan kerjaya jika melayangkan kritik terbuka terhadap kebijakan militer perusahaan, demikian dikutip NadiKabar dari BBC, Minggu (25/10/2026).