Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK Nazib Faizal mengatakan groundbreaking tersebut dijadwalkan berlangsung pada Oktober. Pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta dukungan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

"Tanggalnya saya belum bisa bilang, pokoknya bulan Oktober ini. Anggaran kalau mangrove itu kan ada dari APBN ada, dari CSR ada, lengkaplah banyak. (Untuk luasnya) saya belum tahu detailnya, tapi ya pasti luas sih. Lebih dari sepuluh hektare mungkin. Agak luas, agak luas," terang Nazib.