O’Connell mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa ketakutan kehilangan penerimaan sosial, mengalami penolakan, dan tidak mampu menyesuaikan diri dapat mendorong seseorang menghindari konflik.

Ia juga mengacu pada konsep peneliti sosial Brené Brown yang membedakan antara fitting in dan belonging. Fitting in berarti menyesuaikan diri agar diterima oleh kelompok, sedangkan belonging berarti merasa diterima tanpa harus mengubah jati diri.

Untuk menghadapi ketakutan tersebut, O’Connell menyarankan seseorang memahami terlebih dahulu tujuan ketika ingin menyampaikan pendapat. Seseorang perlu membedakan apakah dirinya ingin membangun komunikasi dan saling memahami atau sekadar membuktikan bahwa dirinya benar.

Ia juga menyarankan agar seseorang menyampaikan pengalaman dan kebutuhan pribadi secara terbuka tanpa menganggap semua orang harus memiliki pandangan yang sama.