Menurut O’Connell, pengakuan terhadap pengalaman seseorang tidak harus berarti persetujuan. Dua orang dapat memiliki prioritas dan batasan berbeda, tetapi tetap saling menghargai.

O’Connell turut mengingatkan bahwa tidak semua orang akan menerima pendapat yang disampaikan. Karena itu, seseorang tetap perlu mengevaluasi percakapan dan menetapkan batasan apabila menghadapi penolakan.

Ia menilai keberanian menyampaikan hal yang dianggap penting dapat membuka ruang bagi orang lain untuk melakukan hal serupa dan membangun hubungan yang lebih jujur.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah