Menurut Anne, kebermanfaatan PSO juga perlu dilihat dari kesinambungan pelayanan. Dukungan pemerintah berjalan bersama tanggung jawab operator untuk menjaga kesiapan sarana, keselamatan perjalanan, dan kualitas pelayanan sesuai standar yang berlaku.

β€œTarif yang terjangkau perlu berjalan bersama pelayanan yang aman dan andal. KAI terus menjalankan penugasan sesuai ketentuan, mengelola operasional, serta melakukan perawatan sarana agar layanan dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Anne.

Pelaksanaan PSO merupakan bagian dari kerja sama pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dengan operator perkeretaapian. Melalui skema ini, kebijakan tarif dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik, sementara penyelenggaraan operasional tetap harus memperhatikan standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

Anne menambahkan bahwa transportasi publik memiliki peran penting dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai kesempatan. Ketika biaya perjalanan dapat dijangkau, masyarakat memiliki pilihan untuk mengalokasikan pengeluarannya bagi kebutuhan lain, sekaligus menjaga keterhubungan dengan keluarga dan aktivitas ekonomi di daerah.

β€œUkuran kebermanfaatan transportasi publik ada pada bagaimana layanan tersebut membantu kehidupan masyarakat. Kami berharap layanan kereta api dengan dukungan PSO terus memberi akses perjalanan yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan meraih berbagai kesempatan dengan lebih leluasa,” tutup Anne.