NADIKABAR.COM — PT PAL Indonesia (Persero) memproses pemenuhan perizinan fasilitas industri di Desa Sidokelar, Kabupaten Lamongan, termasuk membahas pemberdayaan masyarakat dan akses jalan untuk menyelaraskan kegiatan industri dengan kebutuhan warga setempat.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, pengembangan fasilitas industri maritim terus berjalan sesuai ketentuan perizinan serta memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

“Pemenuhan ketentuan perizinan, perhatian terhadap lingkungan, dan komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan fasilitas PT PAL di Lamongan,” katanya di Lamongan, Jawa Timur, Senin.

Ia menjelaskan, dalam aspek perizinan, perusahaan telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), dan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKKPR).

Sementara untuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan perizinan terminal khusus masih dalam proses penerbitan.

Selain itu, PT PAL bersama pemerintah desa membahas skema pemberdayaan masyarakat, termasuk peluang penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan operasional dan kompetensi yang dipersyaratkan.

"Kami juga menyiapkan opsi pembukaan akses jalan baru untuk mendukung aktivitas industri sekaligus mengakomodasi kebutuhan warga," katanya.

Pengelolaan area galangan kapal di Lamongan sebelumnya dilakukan PT Lamongan Marine Industry sebelum dialihkan kepada PT PAL melalui Berita Acara Serah Terima (BAST) pada 16 Desember 2025.

Pemanfaatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk mendukung konsolidasi industri galangan kapal nasional dan penguatan kemandirian industri pertahanan.

Kepala Desa Sidokelar Puguh Santoso berharap sinergi dengan PT PAL terus berlanjut dan membuka kesempatan kerja bagi pemuda serta warga setempat.

“Sejauh ini program dari perusahaan telah bersinergi baik dengan desa. Jadi kalau bisa jangan berhenti, saya harap terus dikembangkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Klayar Fadlullah menilai kolaborasi perusahaan dengan masyarakat, termasuk pemuda karang taruna, penting untuk mendukung pembangunan desa.

Ia juga berharap kerja sama tersebut berlanjut, termasuk dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Perusahaan sangat membantu, utamanya bagi pemuda Karang Taruna. Kolaborasi dengan berbagai program perusahaan di sekitar termasuk PT PAL sangat penting untuk pembangunan desa,” ujarnya.

Sepanjang 2026, PT PAL juga menyalurkan program tanggung jawab sosial di Sidokelar, antara lain 840 paket sembako bagi warga pesisir, beasiswa siswa berprestasi, serta dukungan pembangunan gedung MI Muhammadiyah 07 di desa setempat.