"Dia bilang akan diubah supaya tepat sasaran," tutur Purbaya.
Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, insentif baru yang sedang digodok tidak akan sama Rp 6 juta per hari untuk semua SPPG, melainkan berbeda-beda sesuai jangkauan SPPG.
"Kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil. Ya, misalnya gini, kan nggak nggak juga dong SPPG yang 200 meter yang cuma melayani 500 eh katakanlah 1.000 orang insentifnya sama. Nggak juga dong yang 300 meter yang atau 400, ada bahkan yang 500 yang lebih bagus kok disamaratakan Rp 6 juta? Kan nggak fair. Nah, itu skema-skema itu yang akan kami lakukan perbaikan," ujar Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026) malam.
Dengan perubahan insentif itu, dia mengungkapkan akan ada perubahan waktu balik modal bagi SPPG, bisa lebih cepat ataupun lebih lambat.