Purbaya mencontohkan pemerintah pusat pernah menyalurkan bantuan sebesar Rp 20,5 triliun kepada daerah yang membutuhkan pada Agustus tahun lalu. Menurutnya, dana tersebut berada di luar transfer ke daerah.

"Itu belum dihitung dalam transfer ke daerah, tapi uang ke daerah selalu kita sediakan, memastikan tidak ada daerah yang keganggu. Tahun depan pun sama, kita akan monitor seperti itu, dan dengan tambahan inovatif financing, harusnya daerah akan lebih baik lagi kondisinya," tutup Purbaya.