Namun untuk mencapai pertumbuhan sebesar 6%, Purbaya mengakui perlu ada akselerasi investasi. Setidaknya investasi harus tumbuh sekitar 7% untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi tersebut.

Target pertumbuhan ekonomi dan investasi ini juga butuh kolaborasi Kementerian Keuangan dengan sejumlah lembaga negara lainnya, seperti Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) hingga swasta. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong stabilitas makro ekonomi untuk menjaga kepercayaan investor.

"Target ini akan dicapai melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara. Investasi pemerintah sebagai katalisator bagi investasi swasta sebagai motor penggerak utama investasi. Sementara Danantara akan berkontribusi investasi, terutama di sektor strategis dan hilirisasi," jelasnya.

Dengan stabilitas perekonomian yang terjaga, Purbaya mengatakan suku bunga surat berharga negara (SBN) juga diperkirakan akan stabil pada posisi 6,9%. Hal tersebut mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ekosistem investasi di Indonesia.