Menurut Purbaya kemampuan keuangan tersebut cukup untuk menangani kewajiban utang yang ada saat ini. Namun, perhitungan lebih lanjut masih akan dilakukan sebelum skema tersebut ditetapkan.

"Cukuplah untuk bayar utang yang ada sekarang. Nanti kita hitung. Yang jelas kami nggak bayar, kami nggak bayar ke Danantara untuk penyerahan ini," tegasnya.

Purbaya menambahkan SMV yang akan ditugaskan untuk menangani kewajiban utang kereta cepat belum ditentukan. Pemerintah masih akan menentukan perusahaan yang akan menjalankan tugas tersebut.