NADIKABAR.COM — Qualcomm dan SpaceX melalui layanan Starlink Mobile memasuki babak baru pengembangan jaringan telekomunikasi berbasis layanan 5G.

Keduanya bekerja sama membangun infrastruktur 5G yang menggabungkan jaringan satelit dan seluler terestrial untuk memperluas jangkauan konektivitas di Amerika Serikat.

Dalam kerja sama ini, Qualcomm akan memasok teknologi infrastruktur seluler melalui platform Dragonwing Cellular Infrastructure untuk mendukung pembangunan jaringan 5G Starlink Mobile.

Dikutip dari pengumuman resmi Qualcomm, Minggu (8/11/2026), SpaceX berencana mulai menggelar jaringan tersebut secara nasional pada 2027. Pembangunannya akan mencakup puluhan ribu lokasi BTS dalam kesepakatan kerja sama multi-tahun.

Teknologi yang digunakan mencakup platform Qualcomm Dragonwing QRU100 dan QDU100. Keduanya dirancang untuk mendukung pembangunan jaringan dengan kapasitas tinggi sekaligus efisiensi penggunaan energi.