Pada 25 November 2009, ia melangkah keluar dari LP Cipinang. Puluhan pendukung menyambutnya hangat di luar gerbang: para nelayan, petani ikan dari pelbagai daerah. khususnya kawasan Pantura, serta para alumni dan juniornya dari IPB dan HMI Cabang Bogor.
Saya berdiri di sana, menyaksikan momen itu bersama para sahabat. Tak ada jabatan yang bisa mereka harapkan darinya. Mereka hadir semata karena ilmu, bimbingan, dan keberpihakannya telah terpatri mendalam dalam hidup mereka.
Setelah bebas, Rokhmin memilih untuk tidak menepi. Ia kembali mengabdi lewat penelitian, organisasi profesi, penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, dan sejak 2024 terpilih sebagai wakil rakyat dan duduk sebagai anggota Komisi IV DPR RI.
Lebih dari satu dekade kemudian, dunia akuakultur Asia mengangkatnya dengan penghargaan seumur hidup.
Pertama, martabat tidak bergantung pada jabatan.
Kedua, kebaikan yang ditanam sebelum badai akan menopang kita saat badai tiba.
Ketiga, panggilan hidup adalah jangkar yang membuat orang tetap bekerja ketika dunia seolah runtuh.
Bagi siapa pun yang kini dihantam badai, ingatlah gerbang Cipinang itu. Tegakkan kepala, rawat orang-orang yang setia, dan teruslah mengabdi. Fajar selalu datang bagi mereka yang tidak berhenti berlayar.
*) Ahmad Mukhlis Yusuf Adalah Executive and Business Leadership Coach, CEO Redaksi NadiKabar 2007-2012