NADIKABAR.COM — Salah satu raksasa otomotif dunia, Volkswagen (VW), sedang dilanda krisis. Bahkan, pabrikan otomotif Jerman yang saban tahun jadi runner-up merek terlaris dunia di bawah Toyota itu terancam tutup fasilitas pabriknya.

Diberitakan AFP, CEO Volkswagen Oliver Blume malah bilang perusahaan berada dalam kondisi lebih dari kritis. Dalam sebuah wawancara yang dimuat di internal perusahaan dan dikirimkan ke AFP, Blume menyebut Volkswagen dan industri otomotif Jerman secara keseluruhan sedang menghadapi gejolak terbesar dalam sejarah. Hal itu diakibatkan oleh tantangan global dan persaingan dari produsen otomotif China.

VW disebut sedang mempertimbangkan pengurangan jumlah karyawan secara besar-besaran. Blume juga melakukan pertemuan dengan para karyawan di kantor pusat Volkswagen di Wolfsburg serta di lokasi pabrik di Zwickau dan Emden untuk memberikan informasi terkini mengenai rencana perusahaan.

Blume menyatakan memang belum ada keputusan yang diambil terkait penutupan pabrik. Namun, ia menegaskan kembali posisi perusahaan bahwa perusahaan memprediksi pabrik-pabrik di Emden, Hannover, Zwickau, dan Neckarsulm tidak dapat memberikan keuntungan pada tahun 2030-an.