Chintami menyatakan RANS masih mengevaluasi dampak penyesuaian acara terhadap pendapatan dan beban penyelenggaraan.
Evaluasi dilakukan melalui penyusunan laporan realisasi keuangan kegiatan, termasuk penghitungan biaya yang telah dikeluarkan maupun yang masih akan ditanggung perseroan.
Meski demikian, berdasarkan penilaian perseroan hingga tanggal surat tanggapan, dinamika penyelenggaraan RANS Carnival Yogyakarta tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan, arus kas, maupun kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya.
"Perseroan masih mengevaluasi dampak penyesuaian acara terhadap pendapatan dan beban penyelenggaraan, termasuk beban yang telah dan/atau akan ditanggung, melalui penyusunan laporan realisasi keuangan kegiatan," tulis Chintami.
"Meskipun nilainya masih dalam perhitungan, berdasarkan penilaian Perseroan sampai dengan tanggal tanggapan ini, kondisi tersebut tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan, arus kas, maupun kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya," lanjutnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, RANS berencana memperkuat manajemen risiko dalam penyelenggaraan kegiatan. Langkah tersebut mencakup penyusunan rencana antisipasi jika pengisi acara berubah atau membatalkan keikutsertaan, serta peningkatan koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Perseroan juga akan meningkatkan pemantauan isu di media massa dan media sosial yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan acara. Selain itu, RANS akan memperkuat prosedur persetujuan dan pengawasan terhadap kegiatan promosi, publikasi, pemberian fasilitas, serta aktivitas yang melibatkan masyarakat.
Chintami menambahkan evaluasi terhadap aspek operasional, keamanan, reputasi, hukum, dan keuangan juga akan menjadi dasar perbaikan penyelenggaraan kegiatan berikutnya.