NADIKABAR.COM — Komdigi telah menetapkan Indonesia Game Rating System (IGRS) sebagai sistem klasifikasi game sesuai umur. Hal ini dinilai penting untuk perlindungan anak, namun orang tua tetap berperan penting.
"Sistem rating game berdasarkan usia merupakan langkah awal yang penting dan positif sebagai upaya preventif untuk melindungi perkembangan psikologis anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital," kata psikolog anak dan pakar parenting Veronica Adesla kepada NadiKabar.
Kata Veronica, anak-anak memiliki tingkat kematangan kognitif, emosional dan kemampuan mengendalikan perilaku yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Hal ini membuat tidak semua anak sudah memiliki kemampuan yang memadai untuk bisa memahami, mengolah ataupun merespons konten yang mereka temui di permainan digital atau online.
Anak yang masih kecil belum bisa memahami bahwa perilaku karakter di dalam game tidak bisa diterapkan atau berbeda di dunia nyata. Sementara anak remaja sudah lebih paham namun masih dalam proses menahan diri, mempertimbangkan konsekuensi, dan meregulasi atau mengelola emosi.