Ukuran adalah masalah kelangsungan hidup karena ikan berukuran besar mampu menghasilkan telur yang jauh lebih banyak secara eksponensial. Seekor lele seberat 300 kg dapat menghasilkan keturunan 10 hingga 20 kali lipat lebih banyak dibandingkan ikan seberat 50 kg.
Banyak dari spesies terbesar ini juga berumur panjang dan lambat mencapai usia dewasa, yang berarti peningkatan angka kematian dapat merusak keseimbangan menuju kolapsnya populasi.
Dr. Zeb Hogan, profesor di University of Nevada, AS, yang juga bagian dari tim studi, mengatakan penyusutan cepat ikan-ikan raksasa Mekong ini sangat mengejutkan.
"Seiring menurunnya ukuran tubuh dan kapasitas reproduksi, ikan Mekong berisiko memasuki 'spiral kematian', di mana populasi tetap ada tapi tak lagi layak untuk bertahan dalam jangka panjang," ujar Hogan.
Selain penangkapan berlebihan, ikan-ikan raksasa Mekong juga berjuang menghadapi bendungan yang menghalangi migrasi, krisis iklim, serta perusakan hutan banjir musiman untuk lahan pertanian, yang padahal merupakan habitat penting mereka.