Menurut dia, hingga saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan adanya waktu "paling baik" untuk mengonsumsi makanan hasil fermentasi.

Nutrisionis Amanda Sauceda menyarankan penambahan makanan hasil fermentasi ke dalam pola makan secara bertahap untuk mendukung kesehatan pencernaan.

"Mulai lah dalam jumlah kecil dan perlahan," katanya.

Yoghurt, kefir, kimchi, sauerkraut, miso, dan tempe bisa dijadikan sebagai pilihan makanan hasil fermentasi untuk mendukung kesehatan pencernaan.

Namun, ahli gizi menyampaikan perlunya memperhatikan pilihan produk makanan hasil fermentasi yang akan dikonsumsi, karena tidak semua makanan hasil fermentasi masih mengandung mikroorganisme hidup.

"Proses pengolahan seperti pemanasan atau pasteurisasi dapat mengurangi atau menghilangkan kultur bakteri hidup," kata ahli gizi Jasmin Dieb.