Untuk mencapai visi tersebut, Aida menekankan BI harus lebih adaptif, inovatif, dan akseleratif. Adaptif dalam hal ini mencakup transformasi yang dilakukan BI, salah satunya dengan memperkuat koordinasi dengan lembaga fiskal hingga Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Kemudian inovatif sebagaimana yang dilakukan oleh mantan Gubernur BI Perry Warjiyo yang meluncurkan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Selanjutnya akseleratif, lanjut Aida, mempercepat pencapaian target BI ke depan.
"Akselerasi, pada saat kita mempunyai target dan milestone-nya sudah jelas, maka itu harus diakselerasi pecepatannya termasuk strategi pelaksanaannya," jelasnya.