Aida juga memetakan beberapa program kerja jika terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI, yakni kalibrasi bauran kebijakan, reformasi data seusai arsitektur data global, kebijakan memperluas sumber pembiayaan, kebijakan PUVA diversifikasi mata uang, kebijakan sistem pembayaran yang inovatif, pengembangan UMKM menuju ekosistem terintegrasi, dan bauran kebijakan kelembagaan.
Aida menegaskan, lembaga moneter dan fiskal merupakan motor utama dalam menggerakkan perekonomian. Karenanya, RAPBN perlu disinergikan dengan otoritas moneter agar BI bisa memahami dan melakukan respons kebijakan yang tepat sesuai dengan asumsi dalam RAPBN.
"Kadangkala, tim redaksi otoritas moneter dan fiskal mempunyai kebijakan yang berbeda. Tapi, yang penting adalah tujuannya sama yaitu menuju stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi, atau bahkan mendorong pertumbuhan ekonomi. Suatu saat, fiskalnya harus konsolidasi, moneternya bisa melakukan ekspansi," pungkasnya.