Dalam program diet pengidap GERD, dr Yaze menyenggol pentingnya takaran porsi dan jenis makanan yang masuk ke tubuh. Porsi makanan harian idealnya disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian masing-masing individu agar tidak berlebihan, tapi tetap mencukupi nutrisi.
Orang dengan penyakit GERD juga diminta selektif memilih asupan dan menghindari makanan yang dapat memicu pembentukan gas berlebih di dalam perut. Ada beberapa asupan yang sebaiknya dihindari, seperti buah atau sayur yang tinggi gas contohnya nangka dan kol hingga makanan pedas.
"Habis itu hindari habis makan langsung perbahan misalnya. Jadi 2 jam sebelum tidur itu sudah berhenti mengunyah, kecuali minum air putih masih oke," beber dr Yaze.
"Tapi kalau misalnya makan berat atau ngemil, kalau bisa 2 jam sebelum tidur sudah berhenti, supaya GERD-nya nggak kambuh-kambuhan," tutupnya.