"Setelah 2040, kalau kita lihat grafik itu, dependency ratio kita mengalami peningkatan. Artinya, penduduk yang produktif harus menanggung beban terhadap penduduk yang nonproduktif," jelasnya.
Ia mengakui target pertumbuhan ekonomi 8% merupakan sasaran yang ambisius. Namun, target tersebut diperlukan untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya mempercepat pembangun ekonomi.
"Jadi tadi kalau angka 8%, tadi disebutkan ini ambisius, mungkin ambisius. Tapi ini adalah visi untuk membangun sense of urgency di kala kita berada di periode terbaik dari bangsa ini dalam konteks demografinya," tutupnya.