Sektor pertanian mencakup komoditas seperti sereal, kopi, minyak sawit, kakao dan kapas. Sementara sektor mineral dan logam mencakup logam besi dan nonbesi. Adapun sektor energi meliputi bahan bakar fosil, energi terbarukan dan energi transisi.
Swiss dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan komoditas terbesar di dunia. Negara tersebut memiliki pengalaman, jaringan, serta SDM yang telah lama berkecimpung dalam perdagangan komoditas global.
Posisi Swiss sebagai pusat perdagangan komoditas dunia berkembang sejak sekitar era 1950-an. Aktivitas perdagangannya yang awalnya banyak berkaitan dengan sereal dan kapas kemudian berkembang ke berbagai komoditas, mulai dari minyak mentah, batu bara, bijih besi, tembaga, kopi hingga kakao.
Sebagai negara yang memiliki keterbatasan sumber daya alam, Swiss berperan sebagai pihak ketiga dalam perdagangan komoditas. Perusahaan di Swiss membeli komoditas dari negara produsen untuk kemudian menjualnya ke negara lain, sehingga komoditas tersebut tidak harus masuk ke pasar domestik Swiss.Kekuatan tersebut didukung oleh sistem perbankan dan perpajakan Swiss yang memberikan kemudahan pembiayaan jangka pendek serta fasilitas bagi perusahaan dalam menjalankan perdagangan komoditas.