Farida menjelaskan Indonesia memiliki sejumlah koperasi pertanian yang dinilai berhasil dan dapat menjadi contoh pengembangan di tingkat regional, tim redaksi lain Koperasi Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung, koperasi Sukamakmur, serta sejumlah koperasi pengolahan susu di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang aktif di sektor peternakan dan pengolahan hasil pertanian.
Menurutnya pengalaman koperasi-koperasi tersebut akan dibagikan kepada delegasi ASEAN sebagai bagian dari pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi sektor pangan dan pertanian.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan kawasan.
"Kami berharap hal itu seiring dengan penguatan koperasi sebagai kelembagaannya sehingga koperasi bisa sangat berperan untuk mencapai swasembada pangan," pungkas Farida.