Sementara itu, kerja sama internasional di bidang AI melalui World AI Collaboration Organization (WAICO) diperkirakan menarik investasi sebesar 8-12 miliar dolar AS pada 2026-2030.
Adapun pada 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen.
Menko Airlangga menjelaskan bahwa target tersebut memerlukan tiga prasyarat, yakni pertumbuhan investasi yang lebih tinggi daripada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), peningkatan produktivitas pekerja, dan penguatan ekspor bernilai tambah.
Investasi perlu tumbuh 8-9 persen dengan target penanaman modal sebesar Rp2.258 triliun.
"Dalam kerangka tersebut, ekonomi digital menjadi mesin pertumbuhan yang terukur," ujarnya.