Ia menegaskan Indonesia dan Singapura justru bersiap memperkuat koordinasi serta kerja sama di bidang ekonomi dan investasi.
Selain itu, Rosan menyatakan pihaknya sangat terbuka untuk menerima masukan dan feedback dari Singapura guna mempererat kolaborasi.
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan kepentingan kedua negara dapat terakomodasi secara adil dan tumbuh bersama ke depan.
"Saya pun terbuka untuk mendapatkan masukan, feedback, juga dari pihak mereka dan dari kita pun memberikan masukan juga apa yang kita bisa kolaborasikan bersama agar kepentingan dari baik Indonesia dan negara tetangga-tetangga ini bisa lebih rata ke depan," ujar Rosan.
Ada delapan pimpinan perusahaan kelapa sawit RI yang bertemu Pemerintah Singapura pada Rabu (28/10).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dari Bumitama Agri, First Resources, Golden Agri-Resources, Indofood Agri Resources, Kencana Agri, TSH Resources, Wilmar International, hingga Sinar Mas Group.