NADIKABAR.COM β RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto mengembangkan inovasi digital Bakul Jamu untuk menekan pemborosan anggaran akibat bahan medis habis pakai yang tidak sesuai kebutuhan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu.
βBakul Jamu merupakan akronim dari Bahan dan Alat Kesehatan Uji Logistik Jamin Akurasi dan Mutu Uji,β kata Kepala Bidang Penunjang Medis RSMS Purwokerto Nanik Harjanti di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.
Dalam hal ini, kata dia, Bakul Jamu merupakan platform digital untuk mengintegrasikan pengajuan, uji coba, evaluasi, hingga rekomendasi penggunaan bahan medis habis pakai (BHP) guna memastikan mutu produk sebelum dilakukan pengadaan di rumah sakit.
Dia mengatakan selama ini pengelolaan uji coba BHP masih dilakukan secara manual, sehingga pemantauan dan pelaporan hasil evaluasi belum optimal.
Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakjelasan mengenai status kelayakan produk bagi penyedia maupun unit pengguna di rumah sakit.
βMelalui Bakul Jamu, setiap permohonan uji coba harus tercatat dalam sistem, mulai dari pengajuan penyedia, proses seleksi oleh tim terkait, pelaksanaan uji coba, evaluasi, hingga penerbitan rekomendasi,β katanya.