"Dari saya saya coba karena berpikir kayaknya perlu nih, untuk mitigasi. Apalagi saya anggota Polri Kadang-kadang dapat informasi kalau semua ada kehilangan kendaraan bermotor biasanya mereka ditanya "Dipasang GPS, nggak?", biasanya kan semacam itu," kata Ibas.
Dari sana, RT 11 mulai membuat pos dana untuk membagikan GPS tracker secara gratis. Namun, tidak bisa langsung mengingat keterbatasan dana operasional RT.
"Kayak kemarin tuh, dapat diskonan nih lumayan, beli 3 karena harga Rp 200.000-an. Tapi kalau pas lagi naik Rp 400.000-500.000, oh, 1 aja kalau begitu," terangnya.
Sekarang, jumlah GPS tracker yang dibagikans sudah ada untuk 15 orang. Angka ini sudah lumayan banget, untuk target 50-an warga yang membutuhkannya.
"Karena saya kasih fasilitas Satu KK Satu GPS. Kalau Satu KK Satu GPS, kalau motornya di rumahnya ada dua, ya cukup satu saja (yang kebagian -- red)," jelasnya.
Akbar (35) punya satu sepeda motor. Kebetulan, saat pembagian tiap bulan di arisan RT, siapa namanya keluar dikocokan, maka akan mendapatkan GPS tracker. Nama Akbar keluar, sehingga kini dia punya GPS tracker gratis untuk dipasang di jok motornya.
Pemasangan GPS tracker sebenarnya mudah, namun para pengurus RT 11 tak segan untuk membantu instalasi. Lebih lanjut, Akbar mengaku senang karena merasa diperhatikan oleh Ketua RT.
"Pasti (merasa aman -- red), keamanan pasti jadi nilai plus. Kita juga tambah seneng diperhatikan oleh Pak RT," ungkapnya.
Tidak ada biaya untuk GPS tracker, dia hanya perlu sedia kartu SIM dengan kuota 1-2 GB yang cukup untuk sebulan. Begitu pula untuk kartu akses RFID, semua diberikan secara gratis.
"Dibagi rata, bahkan warga RT sebelah yang membutuhkan juga bisa daftar. Tinggal kasih fotokopi Kartu Keluarga (KK), nanti warga yang bersinggungan daftar langsung ke pengurus RT. Setiap KK dapat dua ID," begitu menurut Akbar.
Kalau kartunya hilang, warga harus melapor ke pengurus RT 11 untuk pendataan dan proses lebih lanjut. Kartu baru dapat diterbitkan jika izin didapatkan.
**Inovasi di RT 11 RW 7 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tidak terbatas pada E-Gate dan pembagian GPS tracker saja. Simak di artikel NadiKabar selanjutnya untuk mengetahui lebih lanjut soal RT teladan ini**