"Pak lurah, tolong segera dikawal. Dengan gotong royong masyarakat, rumah yang tidak layak ini semoga segera bisa dibangun menjadi rumah yang layak untuk ditinggali," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta yang akan digunakan untuk rehabilitasi rumah Samijah. Selain itu, Dinas Sosial P3A turut memberikan bantuan kebutuhan dasar rumah tangga.
Ia menambahkan keluarga Samijah sebelumnya juga pernah menerima program bantuan rumah tidak layak huni. Pada tahun 2024, rumah anak pertama Samijah yang berada di sebelah rumahnya telah mendapatkan bantuan bedah rumah.
"Dari Baznas ada bantuan Rp20 juta untuk rehab rumah Bu Samijah. Ada juga bantuan dari Dinsos P3A berupa kasur, selimut, bantal, dan peralatan dapur," pungkas Sutaat.