Terdapat sebuah imbauan penting lainnya kepada para orang tua. Ternyata, semakin muda usia anak-anak, semakin besar risiko komplikasi peradangannya.
"Uniknya, usus buntu pada bayi atau anak yang usianya lebih kecil ini lebih sering datang dengan komplikasi. Komplikasi terberatnya adalah usus buntu bocor (perforasi), isi (usus)-nya keluar ke rongga perut dan menyebabkan infeksi luas," ujarnya.
"Kejadian komplikasi bocor ini lebih sering dibandingkan anak-anak yang usianya lebih tua," lanjutnya.
Sebagai kesimpulan, ia berpesan agar orang tua tidak menunda membawa anak, terutama balita, ke fasilitas kesehatan jika mereka mengalami sakit perut yang hebat.
Jangan pernah mendiagnosis sendiri atau melabeli penyakit anak yang berujung pada keterlambatan penanganan.