Di sisi lain, ia menilai faktor eksternal masih berpotensi menekan rupiah, terutama eskalasi konflik di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.

"Faktor eksternal, seperti eskalasi di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan harga minyak mentah terus naik, akan kembali memberikan tekanan terhadap rupiah," katanya.

Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.950 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.